Dua Pekan Penuh Cerita dan Inspirasi, SMP Tahfidh Ma’had Yasin Lepas Guru Pertukaran dari SMP Negeri 4 Bae

KUDUS, 8 Agustus 2026 — Setelah hampir dua pekan berbagi pengalaman dan praktik baik dalam proses pembelajaran, program pertukaran guru dan murid Kabupaten Kudus Tahun 2026 di SMP Tahfidh Ma’had Yasin resmi berakhir pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Dua guru dari SMP Negeri 4 Bae, yaitu Erilla Itfiana Prastiwi, S.Pd., guru Bahasa Indonesia, dan Dina Luthfi Junita, S.Pd., guru Matematika, mengikuti rangkaian program pertukaran selama periode 27 Juli–8 Agustus 2026.
Kegiatan penarikan tersebut menjadi momen penuh kehangatan sekaligus refleksi atas berbagai pengalaman yang telah terjalin selama program berlangsung. Kehadiran kedua guru memberikan warna baru dalam aktivitas pembelajaran serta membuka ruang bagi guru dan santri SMP Tahfidh Ma’had Yasin untuk saling belajar dan berbagi pengalaman.
Berbagi Pengalaman, Membangun Kebersamaan
Selama berada di SMP Tahfidh Ma’had Yasin, Bu Erilla dan Bu Dina berinteraksi dengan guru serta santri dalam berbagai aktivitas pembelajaran. Kehadiran keduanya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan perspektif dan pengalaman pembelajaran dari sekolah asal kepada warga SMP Tahfidh Ma’had Yasin.
Tidak hanya berbagi pengetahuan sesuai bidang masing-masing, program ini juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi, memperluas jejaring, dan mengenal budaya belajar di lingkungan sekolah berbasis pesantren.
Bagi para santri, kehadiran guru dari sekolah lain memberikan pengalaman baru dalam mengikuti pembelajaran. Sementara bagi para guru, program ini menjadi kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar praktik baik dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan menyenangkan.
Meninggalkan Kesan, Membawa Pengalaman
Penarikan guru pertukaran bukan sekadar berakhirnya sebuah program. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi penanda bahwa berbagai pengalaman dan praktik baik yang telah dibagikan dapat terus dibawa dan dikembangkan di sekolah masing-masing.
Interaksi yang berlangsung selama program juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antarsatuan pendidikan dapat menciptakan ruang belajar yang lebih luas. Perbedaan lingkungan sekolah justru menjadi kesempatan untuk saling melengkapi dan memperkaya pengalaman pendidikan.
Ucapan Terima Kasih Kepala SMP Tahfidh Ma’had Yasin
Kepala SMP Tahfidh Ma’had Yasin, Muhamad Mas’ud, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada SMP Negeri 4 Bae, khususnya kepada Bu Erilla dan Bu Dina, atas partisipasi dan kontribusinya selama mengikuti program pertukaran.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada SMP Negeri 4 Bae, khususnya Ibu Erilla Itfiana Prastiwi dan Ibu Dina Luthfi Junita, yang telah menjadi bagian dari keluarga besar SMP Tahfidh Ma’had Yasin selama program pertukaran guru dan murid berlangsung.”
Beliau berharap pengalaman dan kebersamaan yang telah terjalin dapat menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
“Kehadiran Ibu Erilla dan Ibu Dina memberikan warna dan pengalaman baru bagi guru maupun santri kami. Banyak hal yang dapat kami pelajari dan bagikan bersama. Semoga pengalaman selama berada di SMP Tahfidh Ma’had Yasin dapat memberikan manfaat dan menjadi kenangan yang baik. Kami berharap silaturahmi dan kolaborasi ini tidak berhenti setelah program berakhir, tetapi dapat terus terjalin dan berkembang di masa yang akan datang.”
Sampai Jumpa, Bukan Selamat Tinggal
Berakhirnya program pertukaran menjadi sebuah perpisahan secara fisik, tetapi bukan akhir dari hubungan yang telah terbangun.
Selama hampir dua pekan, berbagai pengalaman, interaksi, dan pembelajaran telah menjadi bagian dari perjalanan bersama. Dari ruang kelas hingga percakapan antarguru, semuanya menjadi pengalaman yang memperkaya proses pendidikan.
Terima kasih, Bu Erilla dan Bu Dina, atas waktu, ilmu, pengalaman, dan kebersamaan yang telah dibagikan. Selamat kembali ke SMP Negeri 4 Bae. Semoga setiap pengalaman dari program ini menjadi bekal untuk terus menghadirkan pembelajaran yang menginspirasi.
Sampai jumpa pada kesempatan berikutnya. Karena kolaborasi yang baik tidak berakhir ketika program selesai.
SMP Tahfidh Ma’had Yasin — Sekolah Berbasis Pesantren.
