Hari Ke-3 MPLS: SMP Tahfidh Ma’had Yasin Hadirkan Dinas LH Gelar Sosialisasi Adiwiyata dan PBLHS

MA’HAD YASIN — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), panitia SMP Tahfidh Ma’had Yasin menyelenggarakan edukasi berwawasan lingkungan melalui Sosialisasi Adiwiyata dan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Sosialisasi ini ditujukan bagi seluruh peserta didik dan santri di lingkungan sekolah maupun Pondok Pesantren Yasin 2.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung secara interaktif ini menghadirkan narasumber khusus dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bapak Muhammad Ekhsan. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan materi secara mendalam dan komprehensif mengenai hakikat PBLHS, prinsip-prinsip Adiwiyata, serta panduan praktis mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekolah maupun pesantren.

Imbauan ini secara khusus ditujukan kepada seluruh santri Ponpes Yasin 2 yang sekaligus merupakan peserta didik SMP Tahfidh Ma’had Yasin. Mereka didorong untuk secara konsisten menjaga dan menerapkan aspek-aspek PBLHS dalam kehidupan sehari-hari, baik saat berada di kelas maupun di dalam area pondok pesantren.

Menariknya, acara sosialisasi ini tidak hanya diikuti oleh siswa baru kelas 7, melainkan juga dihadiri oleh seluruh santri dan siswa kelas 7, 8, dan 9. Hadir pula para bapak dan ibu guru serta jajaran ustadz/ustadzah yang mendampingi sepanjang jalannya kegiatan, sehingga tercipta suasana kebersamaan yang hangat dan penuh antusiasme.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah dan pesantren menaruh harapan besar agar seluruh elemen sekolah dapat bersinergi dengan baik. Fokus utama yang diharapkan dapat segera terwujud adalah pengelolaan sampah yang tertib, di mana sampah plastik dan sisa makanan dapat terpilah dengan baik sejak dari sumbernya.

Dengan terjalinnya kolaborasi yang kuat antara pihak sekolah, pondok pesantren, guru, dan para santri, SMP Tahfidh Ma’had Yasin optimistis dapat mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, sehat, asri, serta berkelanjutan.

“PBLHS bukan sekadar teori, melainkan kebiasaan nyata. Kami berharap seluruh santri dan warga sekolah bersinergi agar pemilahan sampah plastik dan sisa makanan dapat menjadi budaya sehari-hari di sekolah maupun di pesantren.” — Pesan Utama Sosialisasi Adiwiyata & PBLHS Hari Ke-3 MPLS