Bukan Sekadar Ujian, Ini Rahasia Mengapa Sumatif Akhir Tahun di SMP Tahfidh Ma’had Yasin Terasa Menyenangkan

Kudus – Setelah menjalani rangkaian ujian selama enam hari, hari ini, Sabtu (13/6/2026), menjadi hari terakhir pelaksanaan Sumatif Akhir Tahun (SAT) Genap Tahun Ajaran 2025/2026 di SMP Tahfidh Ma’had Yasin. Kegiatan yang berlangsung sejak 8 Juni 2026 tersebut diikuti oleh seluruh santri kelas VII dan VIII dengan penuh semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Berbeda dengan anggapan bahwa ujian selalu identik dengan tekanan dan ketegangan, suasana Sumatif Akhir Tahun di SMP Tahfidh Ma’had Yasin justru berlangsung dengan nyaman dan menyenangkan. Para santri mengikuti setiap sesi ujian dengan tenang karena telah mempersiapkan diri melalui proses pembelajaran yang matang bersama para guru.

Kepala SMP Tahfidh Ma’had Yasin, Muhamad Mas’ud Shahat, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Sumatif Akhir Tahun dari hari pertama hingga hari terakhir.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Sumatif Akhir Tahun berjalan dengan lancar. Saya mengapresiasi seluruh santri yang telah berusaha maksimal, menjaga kejujuran, dan menunjukkan tanggung jawab selama ujian berlangsung. Semoga hasil yang diperoleh menjadi buah dari ikhtiar yang telah dilakukan selama ini. Yang terpenting, para santri dapat mengambil pelajaran bahwa proses belajar harus dinikmati dan dijalani dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.

Beliau juga berharap hasil Sumatif Akhir Tahun dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun karakter di tahun pelajaran berikutnya.

Sementara itu, Muhammad Zhafran Almahyra, santri kelas VIII A, mengungkapkan rasa syukurnya karena telah menyelesaikan seluruh rangkaian ujian.

“Alhamdulillah, hari ini adalah hari terakhir sumatif. Saya berharap hasil yang diperoleh sesuai dengan usaha yang telah saya lakukan. Semoga saya dan teman-teman mendapatkan hasil terbaik serta dimudahkan dalam meraih cita-cita kami,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Adenaya Al-Ahza, santri kelas VII B. Menurutnya, suasana ujian yang kondusif membuat para santri lebih percaya diri dalam mengerjakan soal.

“Sumatif tahun ini terasa menyenangkan karena kami sudah dipersiapkan dengan baik oleh para guru. Semoga nilai yang kami peroleh memuaskan dan menjadi penyemangat untuk belajar lebih giat lagi pada tahun pelajaran mendatang,” katanya.

Berakhirnya Sumatif Akhir Tahun menandai selesainya salah satu tahapan penting dalam proses pendidikan selama satu tahun pelajaran. Lebih dari sekadar mengukur capaian akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab yang menjadi ciri khas pendidikan di SMP Tahfidh Ma’had Yasin.

Dengan semangat Sekolah Berbasis Pesantren, seluruh keluarga besar SMP Tahfidh Ma’had Yasin memanjatkan doa agar Allah Swt. memberikan hasil terbaik kepada para santri, melimpahkan keberkahan ilmu yang telah dipelajari, serta membimbing mereka menjadi generasi yang berprestasi, berakhlakul karimah, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Penuh Haru dan Syukur, SMP Tahfidh Ma’had Yasin Lepas 39 Santri melalui Muwaada’ah ke-4

Kudus – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti pelaksanaan Muwaada’ah dan Khotmil Qur’an Kelas IX SMP Tahfidh Ma’had Yasin Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar pada Senin, 1 Juni 2026 bertepatan dengan 15 Dzulhijjah 1447 H. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut menjadi momentum bersejarah bagi para santri yang telah menyelesaikan masa pendidikannya di SMP Tahfidh Ma’had Yasin.

Sebanyak 39 santri kelas IX resmi dilepas dalam acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini sekaligus menjadi Muwaada’ah ke-4 yang diselenggarakan SMP Tahfidh Ma’had Yasin sejak berdiri, menandai lahirnya angkatan keempat alumni sekolah berbasis pesantren tersebut.

Acara diawali dengan pelaksanaan Khotmil Qur’an sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan para santri dalam menuntaskan proses pendidikan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan para santri menghadirkan suasana yang menyejukkan dan penuh keberkahan. Prosesi tersebut menjadi simbol bahwa Al-Qur’an senantiasa menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan di SMP Tahfidh Ma’had Yasin.

Setelah khotmil qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi muwaada’ah yang menjadi puncak acara. Para santri mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat, didampingi orang tua, dewan guru, dan seluruh keluarga besar sekolah. Tidak sedikit yang tampak menahan haru ketika mengenang berbagai pengalaman, perjuangan, dan kebersamaan yang telah dilalui selama tiga tahun terakhir.

Dalam sambutannya, Plh. Kepala SMP Tahfidh Ma’had Yasin, H. Suprapto, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik.

“Alhamdulillah, pada hari yang penuh keberkahan ini kita dapat menyelenggarakan Muwaada’ah dan Khotmil Qur’an sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan 39 santri kelas IX. Kami mengucapkan selamat kepada seluruh santri atas capaian yang telah diraih. Terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMP Tahfidh Ma’had Yasin,” ujarnya.

Beliau juga berharap para lulusan mampu melanjutkan perjuangan mereka di jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“Perjalanan kalian masih panjang. Teruslah belajar, tingkatkan prestasi, jaga akhlak, dan jangan pernah meninggalkan Al-Qur’an. Semoga kalian menjadi generasi yang sukses, membanggakan orang tua, bermanfaat bagi masyarakat, serta mampu menjaga nama baik almamater di mana pun berada,” pesannya.

Kegiatan Muwaada’ah dan Khotmil Qur’an ini bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan juga menjadi refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah ditempuh para santri. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an yang ditanamkan selama belajar diharapkan dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan masa depan.

Dengan semangat #SekolahBerbasisPesantren, SMP Tahfidh Ma’had Yasin terus berkomitmen mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam karakter, serta berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Aswaja.

Keluarga besar SMP Tahfidh Ma’had Yasin mengiringi langkah 39 alumni Tahun Ajaran 2025/2026 dengan doa terbaik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dalam menuntut ilmu, keberkahan dalam setiap langkah, serta menjadikan mereka generasi yang saleh, berprestasi, dan membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Aamiin.

Kembali Masuk Setelah Libur Iduladha, Santri SMP Tahfidh Ma’had Yasin Isi Hari dengan Outing Class Seru di ARS Waterpark

Suasana ceria menyambut hari pertama masuk sekolah setelah libur dua hari dan Hari Raya Iduladha di SMP Tahfidh Ma’had Yasin. Untuk mengembalikan semangat belajar para santri, sekolah mengadakan kegiatan outing class di ARS Waterpark.

Kegiatan berlangsung secara bergantian antara santri putri dan santri putra. Santri putri mengikuti outing class mulai pagi hingga siang hari, sedangkan santri putra melanjutkan kegiatan dari siang sampai sore. Dengan pembagian waktu tersebut, kegiatan dapat berjalan lebih nyaman dan tertib.

Sejak tiba di lokasi, para santri tampak antusias menikmati berbagai wahana permainan air bersama teman-temannya. Tawa dan kebersamaan terlihat mewarnai suasana sepanjang kegiatan. Momen ini menjadi kesempatan bagi para santri untuk melepas penat setelah kembali menjalani rutinitas belajar dan menghafal Al-Qur’an.

Plh. Kepala SMP Tahfidh Ma’had Yasin, H. Suprapto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan outing class diharapkan dapat menjadi penyegar bagi para santri sebelum kembali fokus mengikuti pembelajaran di sekolah.

“Setelah libur Iduladha, anak-anak tentu membutuhkan suasana yang menyenangkan agar kembali semangat belajar. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka bisa lebih fresh, lebih bahagia, dan semakin kompak,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan sekaligus koordinator kegiatan, Laiyana Izzatin Naza, Lc.. Ia mengatakan bahwa outing class tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga mempererat hubungan antarsantri.

“Kegiatan seperti ini penting untuk membangun kebersamaan dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para santri. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar dan anak-anak sangat menikmati kegiatan hari ini,” tuturnya.

Melalui outing class ini, SMP Tahfidh Ma’had Yasin berharap para santri dapat kembali menjalani kegiatan belajar dengan semangat baru dan suasana hati yang lebih ceria.

Gema Takbir Menggema Malam Ini, Santri SMP Tahfidh Ma’had Yasin Siap Sambut Iduladha 1447 H

Kudus — Suasana hangat dan penuh semangat menyambut Hari Raya Iduladha mulai terasa di lingkungan SMP Tahfidh Ma’had Yasin. Para santri bersama dewan guru akan melaksanakan Sholat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Ma’had Yasin yang berada di kompleks sekolah pada Rabu, 27 Mei 2026 atau bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 H.

Kegiatan keagamaan tahunan ini menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh keluarga besar SMP Tahfidh Ma’had Yasin. Selain menjadi sarana ibadah, rangkaian Iduladha juga menjadi media pembelajaran bagi para santri untuk menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kebersamaan.

Pelaksanaan Sholat Iduladha akan dipimpin oleh Gus Musthofa Iqbal, H.Q. sebagai imam sekaligus murobbi di SMP Tahfidh Ma’had Yasin. Sementara khutbah Iduladha akan disampaikan oleh M. Asfa Taqwimul Hakim, H.Q. yang juga merupakan murobbi di SMP Tahfidh Ma’had Yasin. Kehadiran beliau berdua diharapkan mampu menghadirkan suasana ibadah yang khusyuk, menenangkan, dan penuh makna bagi para jamaah.

Menjelang pelaksanaan Sholat Id, gema takbir akan terlebih dahulu dikumandangkan pada malam Hari Raya Iduladha di lingkungan Ma’had Yasin. Lantunan takbir tersebut menjadi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus menambah semarak suasana malam Iduladha di lingkungan sekolah.

Setelah pelaksanaan Sholat Id, kegiatan akan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban yang melibatkan para santri, guru, dan panitia qurban. Melalui kegiatan tersebut, para santri tidak hanya belajar tentang ibadah qurban secara teori, tetapi juga memahami secara langsung makna kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada sesama.

Dengan semangat ukhuwah dan nilai-nilai Islami yang terus dijaga, pelaksanaan Iduladha di SMP Tahfidh Ma’had Yasin diharapkan menjadi momen penuh keberkahan serta mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar sekolah.

Siap Ukir Prestasi di OSN Kabupaten 2026, Siswa SMP Tahfidh Ma’had Yasin Bawa Semangat Juang dan Optimisme

Kudus — SMP Tahfidh Ma’had Yasin kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi berprestasi melalui keikutsertaan para peserta didik dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten yang akan dilaksanakan pada 11 Juni 2026 mendatang. Sebanyak 15 peserta terbaik akan berkompetisi pada bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Keikutsertaan para siswa dalam ajang bergengsi tersebut menjadi bentuk nyata keseriusan sekolah dalam mengembangkan potensi akademik peserta didik sekaligus membangun budaya kompetitif yang positif di lingkungan sekolah.

Bidang Matematika diwakili oleh Adenaya Al-Ahza, Durraet Brilliant Ahmadah, Ghina Alma Zahira dari kelas VII-B, serta Aurelya Dwi Rahmadanti dan Fidela Evelina Dewi dari kelas VIII-B.

Bidang IPA diikuti oleh Muhammad Sagilang Firjatullah, Nizam Falih Al Farizi, dan Prasetya Billie Nugroho dari kelas VII-A, serta Muhammad Ruliff Fairuz Arkana dan Nasaki Yuda Ayatan Minka dari kelas VIII-A.

Sementara itu, bidang IPS diwakili oleh Arini Husna dan Natasya Auliya dari kelas VII-B, serta Ananda Tri Ulya, Fania Eqhi Octazaira, dan Faza Anousheh Maulana dari kelas VIII-B.

Plh. Kepala SMP Tahfidh Ma’had Yasin, H. Suprapto, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah terpilih mewakili sekolah dalam OSN tingkat kabupaten.

“OSN bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga tentang proses belajar, kedisiplinan, dan keberanian untuk terus berkembang. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil percaya diri, menjaga semangat juang, serta memberikan hasil terbaik untuk diri sendiri, orang tua, dan sekolah,” ujarnya.

Dalam proses persiapan menuju OSN, para peserta mendapatkan pendampingan intensif dari guru pembimbing sesuai bidang masing-masing, yakni Rudy Setyawan, S.Pd., Gr. untuk bidang IPS, Muchammad Imron, S.Pd., M.Pd., Gr. untuk bidang Matematika, dan Nadya Aruma Dewi, S.Si., Gr. untuk bidang IPA.

Pembimbing bidang IPS, Rudy Setyawan, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa para peserta telah menjalani berbagai latihan soal, pendalaman materi, hingga pembiasaan berpikir kritis untuk menghadapi kompetisi tingkat kabupaten.

“Kami terus berupaya memberikan pendampingan terbaik agar peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menganalisis soal dengan baik. Semoga seluruh peserta tetap semangat, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan mampu memberikan hasil terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu, pembimbing bidang Matematika, Muchammad Imron, S.Pd., M.Pd., Gr., berharap para peserta mampu tampil tenang dan maksimal saat pelaksanaan OSN berlangsung.

“Persiapan terus dilakukan secara bertahap melalui pembinaan rutin dan evaluasi soal-soal OSN tahun sebelumnya. Harapan kami, anak-anak dapat mengerjakan soal dengan teliti, fokus, dan mampu membawa prestasi yang membanggakan bagi sekolah,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh pembimbing bidang IPA, Nadya Aruma Dewi, S.Si., Gr. Menurutnya, kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi kompetisi.

“Kami selalu memberikan motivasi kepada peserta agar tetap percaya diri dan tidak mudah menyerah. Semoga mereka dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan memperoleh hasil yang memuaskan,” katanya.

Salah satu peserta bidang IPA, Muhammad Sagilang Firjatullah, mengaku senang sekaligus termotivasi dapat mengikuti OSN tingkat kabupaten tahun ini.

“Alhamdulillah, saya bersyukur mendapat kesempatan mengikuti OSN. Saya berharap bisa memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik SMP Tahfidh Ma’had Yasin,” ujarnya.

Dengan persiapan yang matang, dukungan dari guru pembimbing, serta doa dari seluruh keluarga besar sekolah, para peserta OSN SMP Tahfidh Ma’had Yasin diharapkan mampu mengukir prestasi dan membawa kebanggaan di tingkat kabupaten.

Menyentuh Hati dan Penuh Keutamaan, Santri SMP Tahfidh Ma’had Yasin Antusias Jalankan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Menjelang datangnya Hari Raya Iduladha 1447 H, suasana religius dan penuh semangat ibadah terasa begitu kuat di lingkungan SMP Tahfidh Ma’had Yasin. Para santri tampak antusias menjalankan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah sebagai bagian dari pembiasaan ibadah yang terus ditanamkan oleh sekolah dalam membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia dan bertakwa kepada Allah SWT.

Puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah serta puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah menjadi momentum istimewa bagi para santri untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan semata, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang membentuk kedisiplinan, kesabaran, serta keikhlasan dalam diri para santri.

Sejak pagi hari, para santri tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan penuh semangat meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Suasana sekolah terlihat lebih tenang, hangat, dan penuh kebersamaan. Para guru turut memberikan motivasi dan pendampingan agar para santri dapat menjalankan puasa sunnah dengan baik serta memahami keutamaan yang terkandung di dalamnya.

Plh. Kepala SMP Tahfidh Ma’had Yasin, H. Suprapto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pembiasaan ibadah sunnah merupakan bagian penting dari pendidikan di SMP Tahfidh Ma’had Yasin. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan spiritual peserta didik.

“Puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki banyak keutamaan yang luar biasa. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada para santri bahwa ibadah sunnah mampu membentuk pribadi yang sabar, disiplin, dan lebih dekat kepada Allah SWT. Kami berharap kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga menjadi amalan yang terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Beliau juga menambahkan bahwa suasana pendidikan berbasis pesantren di SMP Tahfidh Ma’had Yasin menjadi salah satu sarana terbaik dalam membangun karakter religius para santri sejak dini. Dengan pembiasaan ibadah yang konsisten, para santri diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak.

Semangat para santri dalam menjalankan puasa sunnah pun terlihat begitu nyata. Salah satu santri kelas IXA, M. Agil Al Agsy, mengaku merasa senang dan termotivasi karena dapat menjalankan puasa bersama teman-temannya di lingkungan sekolah dan pesantren.

“Alhamdulillah, kami merasa lebih semangat karena menjalankan puasa bersama-sama. Selain belajar menahan lapar dan haus, kami juga belajar menjaga sikap, memperbanyak doa, dan lebih disiplin dalam beribadah. Semoga puasa ini membawa keberkahan untuk kami semua,” ungkapnya.

Pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah di SMP Tahfidh Ma’had Yasin menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membentuk budaya religius di lingkungan pendidikan. Tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, sekolah juga terus membimbing para santri agar memiliki kebiasaan ibadah yang kuat dan cinta terhadap syariat Islam.

Melalui kegiatan ini, SMP Tahfidh Ma’had Yasin berharap seluruh santri dapat mengambil hikmah dari ibadah puasa sunnah, meningkatkan rasa syukur, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Semangat ibadah yang tumbuh sejak usia muda diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi para santri dalam menghadapi masa depan serta menjadi generasi penerus bangsa yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

Dua Santri Ukir Prestasi di Kejurprov Jateng 2026, SMP Tahfidh Ma’had Yasin Bikin Bangga di GOR Jatidiri

SEMARANG — Kabar membanggakan datang dari ajang Festival Pingpong Santri dalam rangka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja se-Jawa Tengah 2026. Dua siswa SMP Tahfidh Ma’had Yasin sukses menorehkan prestasi gemilang dan mengharumkan nama sekolah di tingkat provinsi.

Dalam kompetisi yang digelar di GOR Jatidiri Semarang pada Sabtu, 23 Mei 2026 tersebut, Adnan Javaris Ibrahima berhasil meraih Juara 2 Festival Pingpong Santri. Sementara itu, M. Faiq Badruzzaman Al Khalifi turut menyumbangkan prestasi dengan meraih Juara 3.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa para santri tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang olahraga. Semangat juang, disiplin latihan, dan kerja keras para siswa menjadi kunci keberhasilan mereka menembus persaingan ketat di tingkat provinsi.

Plh. Kepala SMP Tahfidh Ma’had Yasin, H. Suprapto, S.H., M.H., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian para siswa tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Adnan Javaris Ibrahima dan M. Faiq Badruzzaman Al Khalifi. Ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin latihan, serta semangat juang yang luar biasa. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik, keagamaan, maupun olahraga,” ujarnya.

Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Ajang Festival Pingpong Santri sendiri menjadi salah satu kompetisi yang menarik perhatian karena mempertemukan para santri berbakat dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kompetisi ini juga menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan bakat olahraga di kalangan santri.

Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMP Tahfidh Ma’had Yasin yang terus berkomitmen mencetak generasi berkarakter, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Sabtu, 23 Mei 2026
GOR Jatidiri Semarang

1 2 3 8